6 Cara Memerah Asi Dengan Tangan/Pompa Manual Supaya Banyak Agar Tidak Sakit


6 Cara memerah asi dengan tangan atau pompa manual supaya banyak agar tidak sakit ibu dan menyimpannya untuk bayi youtube dgn benar di toilet kantor tipsCara Memerah ASI dengan Tepat

Cara paling mudah untuk memberikan ASI pada bayi memang dengan cara menyusui langsung melalui payudara. Hanya saja, Anda mungkin harus dihadapkan pada kondisi di mana Anda tidak bisa langsung menyusui bayi Anda.

Mungkin saja karena kondisi bayi yang prematur sehingga belum mampu menyusu atau mengisap, bayi yang mendapatkan perawatan dalam incubator, atau karena kesibukan kerja Anda sehingga Anda harus berada jauh dari si kecil selama beberapa saat.

Kalau demikian, Anda memang tak punya pilihan selain memberikan ASI secara tidak langsung. Artinya, Anda perlu memerah ASI terlebih dahulu, menyimpannya baru kemudian memberikannya pada si kecil.

Tentu saja memilih tetap memberikan ASI akan lebih baik dari pada Anda memilih menggantikan ASI dengan susu formula. Meskipun memerah ASI memang lebih ribet ketimbang membuat susu formula.

Kalau memang tak ada masalah dari ASI yang Anda produksi, maka memang sudah sebaiknya Anda memberikan ASI secara maksimal pada si buah hati untuk membantu memaksimalkan tumbuh kembangnya.

Setidaknya, Anda harus rajin untuk memberikan ASI eksklusif selama empat bulan pertama, atau jauh lebih baik bila dapat Anda lakukan hingga bayi Anda berusia enam bulan. Jika tidak bisa menyusukan secara langsung, maka pilihannya adalah dengan memerah ASI.

Memerah ASI memang sepertinya sederhana. Akan tetapi, bagi sebagian Ibu hal ini mungkin cukup menyulitkan. Namun, tentu saja bila Anda sudah terbiasa, memerah ASI dapat menjadi cukup mudah.

Cara memerah ASI pada dasarnya cukup mudah. yang terpenting, Anda perlu memastikan tangan Anda bersih ketika memerah ASI. Kebersihan ini juga harus terus dijaga hingga ASI ini disimpan.

Untuk memerah ASI, Anda bisa menggunakan tangan secara langsung atau dengan menggunakan bantuan alat seperti pompa khusus seperti pompa ASI. Memerah menggunakan tangan biasanya akan lebih sulit dibandingkan dengan pompa ASI. Maka dari itu, lebih banyak ibu yang memilih menggunakan pompa ASI untuk memerah ASI.

Menggunakan pompa ASI juga membuat proses pemerahan menjadi lebih efisien. Namun, penggunaan pompa ASI ini juga tidak boleh sembarangan. Anda harus memilih pompa ASI yang tepat dan aman bagi Anda.

Pastikan memilih pompa ASI secara tepat

Untuk memilih pompa ASI yang tepat, Anda harus mengetahui kebutuhan Anda. Pertama, seberapa sering Anda memerlukan pompa ASI? Jika Anda hanya memompa ASI sesekali saja, maka Anda bisa memilih pompa ASI manual dengan tangan.

Pompa manual berukuran kecil dan mudah digunakan. Selain itu, harganya pun relatif mudah. Namun, jika Anda akan sering menggunakan pompa ASI, maka mungkin Anda bisa memilih pompa ASI elektrik.

Pompa ASI elektrik juga lebih tepat bila Anda hanya punya sedikit waktu untuk memerah ASI. Untuk memompa ASI dengan pompa manual, Anda butuh hingga 15 menit untuk tiap payudara.

Namun, bila Anda hanya punya waktu sedikit untuk memerah ASI di sela-sela pekerjaan Anda, maka Anda bisa menggunakan pompa elektrik ganda. Dengan demikian, Anda bisa memomba kedua payudara sekaligus.

Cara memerah ASI

Setelah mendapatkan pompa ASI yang tepat, maka Anda bisa mulai memerah ASI. Sebagai rangkuman dari penjelasan di atas, berikut adalah tahap memerah ASI secara sederhana :
1. Cuci bersih tangan Anda sebelum memerah ASI.
2. Siapkan wadah penyimpanan ASI yang aman, bersih dan kering.
3. Beri label wadah ASI sesuai tanggal dan waktu Anda memerah ASI.
4. Perah ASI dengan menggunakan pompa atau manual.
5. Segera masukkan dalam wadah penyimpanan lalu tutup rapat.
6. Setelah itu, pastikan ASI segera diberikan pada bayi atau disimpan dalam lemari pendingin sebelum satu jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *