6 Cara Memperlancar Asi Setelah Melahirkan Yang Sudah Tidak Keluar Kering


6 Cara memperlancar asi setelah melahirkan yang sudah tidak keluar kering. Bagaimana memperbanyak air sebelum saat hamil bagi ibu dengan cepat sedikit operasi caesar6 Cara Memperlancar ASI, Coba Yuk

Anda tentu setuju bukan kalau ASI adalah makanan terbaik bagi sang buah hati. Namun, bagaimana kalau ASI yang Anda hasilkan tidak mampu mencukupi kebutuhan si kecil? Umumnya, produksi ASI seorang ibu memang selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan harian si kecil.

Namun, ada kalanya pula produksi ASI seorang ibu sangat minim. Banyak hal yang bisa membuat produksi ASI minim. Jika demikian, Anda pun perlu melakukan berbagai upaya agar produksi ASI bisa lebih lancar sehingga kebutuhan ASI si kecil dapat tercukupi.

Jika Anda termasuk seorang ibu yang mempunyai ASI tidak lancar, Anda tak perlu khawatir. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memperlancar ASI. Berikut beberapa tips ataucara memperlancar ASI.

1. Sering menyusui

Ya, hanya dengan lebih sering menyusui, maka produksi Anda bisa meningkat dengan sendirinya. Menyusui mampu merangsang produksi ASI. Jadi, bila payudara terus dirangsang oleh bayi, maka hasilnya akan baik.

Selama 72 jam pertama kelahiran si kecil, Anda perlu meningkatkan frekuensi bayi menyusui. Semakin sering penyaluran ASI dengan isapan si kecil, maka secara alami produksi ASI akan semakin meningkat.

2. Kosongkan kedua payudara saat menyusui

Ketika Anda menyusui, pastikan Anda menggunakan kedua payudara Anda. Buat bayi Anda menyusu secara seimbang pada sisi kanan dan kiri. Selain itu, bayi Anda juga perlu menyusu cukup lama agar kedua payudara bisa kosong.

Menyusui secara bergantian juga penting. Setiap kali produksi ASI, maka tujuan utamanya adalah menyalurkan dan mengalirkannya, dan bukannya menyimpannya. Jadi, bila sudah diproduksi dan penuh, Anda perlu mengosongkannya melalui isapan si kecil.

Isapan bayi umumnya akan mengosongkan maksimal 70 persen ASI yang ada pada payudara. Berikutnya, payudara akan berproduksi kembali secara alamiah.

3. Cobalah Pijat Payudara

Pijat payudara ini sangat sederhana. Anda bisa membantu bayi Anda untuk menikmati ASI ketika ia malas menghisap. Saat bayi berhenti menghisap tapi masih menempel di payudara, cobalah memijat sendiri payudara Anda secara perlahan. Hal ini dapat membantu meneruskan aliran ASI.

Anda juga bisa melakukan pijat payudara untuk membuat payudara lebih rileks. Coba juga lakukan kompres air hangat atau air dingin secara bergantian. Untuk memijat payudara, bisa dimulai dari pangkal payudara. Tekan bagian dinding dada dengan jari telunjuk dan jari tengah.

Lakukan gerakan melingkar pada satu daerah di payudara selama beberapa detik kemudian pindahkan ke daerah lain dengan arah pijatan memutar atau spiral dengan mengelilingi payudara atau radial menuju ke bagian puting susu.

4. Menyusuilah di malam hari

Menyusui di malam hari juga dapat merangsang produksi ASI menjadi lebih lancar. Ketika di malam hari bayi Anda tidur terus tanpa terbangun, Anda tetap bisa menyusui bayi Anda.

5. Lakukan Pompa ASI setelah selesai menyusui

Ingat, bayi umumnya hanya mengosongkan 70 persen dari total produksi ASI. Jadi, bila setelah selesai menyusui payudara Anda belum terasa kosong, maka Anda bisa melakukan pompa ASI.

Selain itu, bila kebetulan Anda bekerja. Maka Anda juga perlu melakukan pompa ASI selama 15 menit pada setiap beberapa jam sekali. Agar lebih efisien, gunakan saja pompa ASI yang dapat memompa dua payudara sekaligus. Memompa adalah bagian dari mengosongkan ASI yang dapat menstimulasi kelancaran produksi ASI.

6. Ciptakan kontak kulit dengan bayi

Kontak kulit dengan bayi bisa Anda lakukan seperti dengan membelainya serta mengajak si kecil untuk berkomunikasi. Kontak kulit dengan bayi dapat memicu produksi hormon oksitosin yang merupakan hormon cinta. Hormon inilah yang dapat berperan dalam memperlancar produksi ASI Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *