Proses Melahirkan Dalam Air di Rumah Sakit dan Manfaat-nya?


melahirkan dalam air rumah sakit di bali surabaya bandung menurut islamMenurut sumber di youtube, persalinan dalam air atau dikenal juga dengan sebutan Waterbirth, ini merupakan sebuah proses kelahiran yang berlangsung dalam air hangat. Sebenarnya, melahirkan dalam air ini sendiri sudah populer di benua Eropa, khususnya Prancis dan Eropa sejak tahun 1970. Adapun tujuan persalinan yang berlangsung dalam air ini adalah agar memudahkan proses kelahiran bayi.

Proses persalinan di dalam air umumnya bisa meminimalisir rasa sakit yang terjadi pada ibu hamil. Adapun munculnya ide melahirkan dalam air ini tak lain karena janin telah berenang di air ketuban hingga sembilan bulan lamanya. Hal ini pulalah yang membuat para ahli sepakat berpendapat bahwa bayi akan terasa lebih nyaman ketika memasuki dunia barunya dalam air lagi.

Proses persalinan dalam air itu sendiri sebenarnya hampir sama dengan persalinan normal biasanya, hanya lokasi atau tempat melahirkannya saja yang berbeda. Melahirkan dalam air ini biasanya dilakukan pada sebuah kolam yang berukuran kira-kira 2 meter seperti bath tube atau bahan plastik yang terdapat benjolan di bagian alasnya sehingga tidak membuat posisi ibu terdorong ketika melahirkan.

Perlengkapan pendukung yang lainnya adalah pengatur suhu (Water Heater) agar menjaga suhu air dalam kolam tetap hangat, termometer sebagai alat pengukur suhu dan pompa untuk mengatur air supaya tetap bersirkulasi.

Pada proses persalinan ini, biasanya kolam yang telah dilakukan sterilisasi diisi air dengan suhu airnya disesuaikan suhu tubuh orang normal, kira-kira 36-37 derajat celcius. Dengan ketetapan suhu ini, maka bayi tak dapat merasakan adanya perbedaan suhu ekstrem yang terdapat antara dalam rahim dan luar rahim.

Hal ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya hipotermia pada bayi. Setelah bunda memasuki kolam air hangat ini, maka bunda cukup mengejan seperti melahirkan normal pada umumnya.

Karena melahirkan di dalam air, maka bayi yang telah keluar secara otomatis akan berendam terlebih dahulu hingga beberapa detik dalam kolam air. Hal ini bukanlah masalah, dikarenakan suhu air sendiri tidak jauh berbeda dengan suhu yang terdapat dalam cairan ketuban di dalam rahim. aka dari itu, bayi yang dilahirkan dalam air ini tidak menangis, karena ia masih merasa berada dalam rahim seperti belum terlahir ke dunia baru.

Adapun manfaat melahirkan dalam air sendiri bisa membantu sang ibu lebih rileks, hal ini tentunya bisa mengurangi rasa nyeri dan sakit ketika proses persalinan berlangsung. Dimana saat berendam dalam air sendiri, maka kulit memiliki tingkat elastisitas lebih tinggi yang bisa meminimalisir resiko timbulnya robek di area jalan lahir.

Dengan melahirkan dalam air, maka ibu lebih merasa rileks saat melahirkan karena otot-otot yang bekerja ketika proses persalinan berlangsung lebih elastis. Metode persalinan yang satu ini juga bisa mempermudah tahap mengejan pada ibu yang sedang melahirkan.

Maka dari itu, rasa nyeri saat melahirkan pun tidak akan begitu terasa. Bahkan pembukaan jalan lahir bayi sendiri berlangsung dengan cepat jika dibandingkan persalinan pada umumnya.

Selain manfaat untuk ibu, proses persalinan dalam air juga cukup berperan bagi bayi yang dilahirkan. Walaupun sebenarnya masih belum dibuktikan oleh penelitian ilmiah, proses lahir dalam air sendiri bisa memicu peningkatan IQ bayi yang lebih tinggi menurut para pakar kesehatan. Dengan lahir dalam air, maka sirkulasi darah pada bayi menjadi lebih baik, maka tubuh bayi pun biasanya lebih mudah memerah ketika melahirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *